Ringkasnya: data pendaftaran hanya dipakai untuk penerimaan santri baru, hanya bisa dibuka panitia SPMB, tidak dijual atau diberikan kepada pihak lain, dan dihapus bila calon santri tidak melanjutkan.
1. Siapa kami
Situs almadinahnogosari.web.id dikelola oleh Pondok Pesantren Al Madinah, Nogosari, Boyolali, di bawah naungan Yayasan Al Madinah Surakarta. Dalam kebijakan ini, "kami" berarti pondok beserta panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang ditugaskan.
Alamat: Jl. Mangu–Nogosari Km 03, Pilangsari, Potronayan, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah 57378.
Telepon: (0271) 734222 / 734225.
Email: pesantrenalmadinah.nogosari@gmail.com
2. Data yang kami kumpulkan
Lewat formulir pendaftaran (/daftar)
- Pilihan pendaftaran: jenjang, putra/putri, dan pengajuan keringanan biaya.
- Data calon santri: nama lengkap, NIK, NISN (bila diisi), tempat dan tanggal lahir, sekolah asal, alamat, dan kabupaten/kota.
- Data orang tua/wali: nama ayah dan ibu, pekerjaan (bila diisi), nomor WhatsApp, email (bila diisi), dan dari mana mengetahui pondok (bila diisi).
- Berkas: Kartu Keluarga, surat keterangan aktif belajar atau ijazah, surat keterangan bebas hepatitis (HbsAg), dan bukti transfer biaya pendaftaran.
Surat keterangan bebas hepatitis adalah data kesehatan, dan data anak termasuk data yang dilindungi secara khusus. Karena itu kami membatasi siapa yang dapat membukanya (lihat bagian 4).
Lewat formulir "Tanya dulu"
Formulir ini tidak menyimpan apa pun di situs kami. Isiannya hanya disusun menjadi pesan dan dibuka di aplikasi WhatsApp Bapak/Ibu, lalu Bapak/Ibu sendiri yang memutuskan untuk mengirimnya.
Secara otomatis
- Pengaman dari robot. Formulir pendaftaran memakai Cloudflare Turnstile untuk membedakan manusia dari program otomatis. Turnstile membaca informasi teknis peramban, seperti jenis perangkat dan alamat IP, hanya untuk keperluan itu.
- Catatan keamanan. Penyedia hosting kami (Cloudflare) mencatat alamat IP dan waktu kunjungan untuk menangkal serangan.
- Di peramban Bapak/Ibu sendiri. Pilihan jenjang di beranda diingat di peramban supaya tidak perlu memilih ulang. Isian formulir pendaftaran disimpan sementara di tab peramban dan terhapus otomatis ketika tab ditutup. Keduanya tidak dikirim kepada kami.
Kami tidak memasang alat pelacak iklan atau analitik seperti Google Analytics atau Meta Pixel. Video profil dari YouTube baru dimuat bila tombol putarnya diklik, memakai mode privasi YouTube (youtube-nocookie.com).
3. Untuk apa data dipakai
- Memeriksa kelengkapan berkas dan bukti pembayaran pendaftaran.
- Menyelenggarakan tes seleksi dan mengumumkan hasilnya.
- Menghubungi orang tua/wali lewat WhatsApp mengenai verifikasi, jadwal tes, hasil seleksi, dan daftar ulang.
- Menilai pengajuan keringanan biaya.
- Menyusun rekap jumlah pendaftar untuk keperluan internal pondok.
- Bagi calon santri yang diterima dan melakukan daftar ulang: menjadi dasar data administrasi santri.
Data tidak dipakai untuk iklan, tidak dijual, dan tidak diberikan kepada pihak lain di luar pondok, kecuali bila diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.
4. Siapa yang dapat membuka data
Hanya panitia SPMB yang ditunjuk pondok. Panitia membuka data lewat dashboard yang dijaga login: setiap panitia masuk dengan akun email atau akun Google yang sudah didaftarkan, dan setiap perubahan status pendaftar dicatat atas nama panitia yang mengubahnya. Akses panitia dicabut ketika masa tugasnya selesai.
Saat panitia masuk dengan akun Google, kami hanya menerima nama dan alamat email panitia tersebut, semata-mata untuk memastikan ia berhak membuka dashboard.
5. Di mana data disimpan
Data dan berkas disimpan di layanan Cloudflare (basis data D1 dan penyimpanan R2) yang tidak dapat diakses publik. Server Cloudflare dapat berada di luar Indonesia. Semua pengiriman data antara peramban dan situs dienkripsi (HTTPS). Berkas yang diunggah hanya dapat dibuka lewat dashboard panitia.
6. Berapa lama data disimpan
- Calon santri yang tidak diterima, tidak melanjutkan, atau membatalkan: data dan berkasnya dihapus paling lambat 31 Juli 2027.
- Calon santri yang diterima dan melakukan daftar ulang: data dipindahkan ke administrasi santri pondok, lalu salinan di situs ini dihapus paling lambat 31 Juli 2027.
- Data juga dapat dihapus lebih awal atas permintaan orang tua/wali (lihat bagian 7).
Ketika data dihapus, kami hanya menyimpan catatan singkat berisi kode pendaftaran, nama, dan waktu penghapusan, sebagai bukti bahwa penghapusan telah dilakukan.
7. Hak orang tua/wali
Orang tua/wali yang mengirim data berhak untuk:
- meminta salinan data yang kami simpan;
- meminta perbaikan data yang keliru;
- meminta penghapusan data dan berkas, termasuk dengan membatalkan pendaftaran;
- menarik kembali persetujuan yang telah diberikan.
Sampaikan permintaan lewat WhatsApp admin SPMB unit yang dituju atau lewat email di bagian 1, dengan menyebutkan kode pendaftaran dan nama calon santri. Kami menanggapinya paling lambat 3 × 24 jam pada hari layanan, dan dapat meminta konfirmasi identitas terlebih dahulu agar data tidak diserahkan kepada orang yang tidak berhak.
8. Persetujuan
Dengan mencentang pernyataan di formulir pendaftaran, orang tua/wali menyatakan bahwa data yang dikirim benar dan menyetujui data tersebut, termasuk data anak dan data kesehatan, diproses sesuai kebijakan ini untuk keperluan penerimaan santri baru.
9. Bila terjadi kebocoran
Bila terjadi kegagalan pelindungan data, kami akan memberi tahu orang tua/wali yang terdampak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
10. Perubahan kebijakan
Kebijakan ini dapat diperbarui. Versi terbaru selalu tersedia di halaman ini, dengan tanggal berlaku tercantum di bagian atas.